Keutamaan Membaca Al-Qur'an

ان الذين يتلون كتب الله واقاموالصلوة وانفقوا مما رزقنهم سراوعلا نية يرجون تجارة لن تبور ليوفيهم اجورهم ويزيدهم من فضله انه غفور شكورArtinya: '' Sesungguhnya orang-orang yang membaca kitab Allah, mendirikan shalat, dan membelanjakan sebagian rizki yang kami berikan pada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan.

Tata Cara Shalat Bisa khusuk

ان العبد ليصلي الصلاة لايكتب له نصفها ولاثلثها ولاربعها ولاخمسها ولاسدسها ولاعشرها.''Sesungguhnya ada orang hamba yang shalat kemudian tidak tertulis baginya separuhnya,tidak juga sepertiganya, tidak juga seperempatnya, tidak seperlimanya, seperenamnya, tidak pula sepersepuluhnya..

Tata Cara Shalat Duduk

Ingatlah sehat, sebebelum datang sakitmu, karena sakit datangnya tidak bisa diperediksi. Ketika sakit datang, banyak hal yang berantakan rutinitas keseharian, pekerjaan, dan aktifitas spiritual keagamaan, di antaranya shalat lima waktu..

Tata Cara Mencetak Anak Shaleh Dan Shalehah

Semua orang tua tentunya menginginkan anak-anaknya menjadi orang yang berguna, berbakti kepada orang tua, agama dan bangsa. Namun, keinginan tampa upaya adalah angan-angan kosong. Untuk itu, di sini kami akan merangkum...

Hukum Darah Jerawat

Keinginan memencet jerawat seperti halnya keinginan untuk menggaruk rasa gatal. Biasanya, setelah jerawat dipencet, maka akan keluar darah dari dalamnya.S. Lantas bagaimanakah hukumnya darah akibat luka atau darah jerawat yang sengaja dipijat?

Showing posts with label Keutamaan. Show all posts
Showing posts with label Keutamaan. Show all posts

Wednesday, 23 November 2016

Mendeteksi Malam Lailatul-Qodar Lengkap Dengan Do'anya

Mendeteksi Malam Lailatul-Qodar Lengkap Dengan Do'anya, ramadhan adalah bulan yang sangat mulia. Kemuliaan bulan ramadhan ini ditopang dengan rangkaian dalil yang tidak perlu dilakuka koreksi. Pada bulan inilah semua amal kebaikan manusia akan dilipat gandakan. Dalam riwayat dari Salaman al-Farisi, suatu ketika Rasulullah berkhuthbah pada akhir sa'ban. Dalam khuthbahnya Rasulullah mengupas keistimewaan ramadhan dan Lailah al-Qodar .
Mendeteksi Malam Lailatul-Qodar Lengkap Dengan Do'anya

Rasulullah menyebut bahwa ramadhan merupakan bulan mubarak yang ddalamnya terdapat Lailatul-Qodar, yaitu malam yang lebih baik dari pada seribu bulan. Allah meenjadikan bulan ramadhan sebagai kewajiban beribadah malam sebagai kesunahan. Orang bertaqarrub dibulan ramadhan dengan mengerjakan amal baik, pahalanya sama dengan orang yang mengerjakan ibadah fardhu di selain ramadhan, seperti mengerjakan tujuh puluh ibadah fardhu diselain bulan ramadhan. Bulan ramadhan adalah bulan kesabaran, sedangkan sabar ganjarannya adalah surga.

Dalam khuthbah yang panjang itu, salah satu yang menjadi perhatian adalah Lailatul-Qodar. Lailatul-Qodar juga disinggung dalam al-Qur'an Suarah al-Qodar [97], sebagai malam lebih baik dari seribu malam (khirun min alfi syahr). Hanya kemudian, pada malam apakah Lailatul-Qodar terjadi?. Apakah lipatan pahala amal pada  Lailatul-Qodar yang demikian istimewa tersebut hanya didapat oleh orang yang bisa menyingkap tabir malam seribu bulan itu, atau seseorang yang kebetulan beramal pada Lailatui-Qodar juga mendapatkan keistimewaan besar itu?

Misteri rahasia Ilahi agar manusia terus berupaya untuk menggapainya, jika kemudian ada rumusan dari para ulama, hanyalah bagian dari pendeteksian atas terjadinya malam mulia itu. Terkait denga tahu dan tidaknya atas berlangsungnya Lailatui-Qodar untuk merengkuh keistimewaan tersebut, terjadi silang pendapat di antara ulama. Perbedaan itu bisa dilihat dari jawaban Imam Ramli saat ditanyakan hal itu. Beliau mengakui adanya perbedaan dikalangan ulama terkaid dengan apakah harus tau tidak untuk keistimewaan Lailatu-Qodar. Imam Ramli juga mendasarinya dengan mengutip pendapat dari Ibnu Hajar (Fatwa ar-Ramli, 2:67).

Diantara yang berbeda adalah ath-Thabari, al-Muhallab, Ibn al-Muqri dan sekumpulan ulama lain menyatakan bahwa keutamaan Lailatul-Qodar tidak terkait dengan tersingkapnya malam itu denhan tanda-tanda. Asalkan sudah tepat amal bebaikan yang dikerjakan pada malam itu, meski kebetulan dan tidak mengetahuinya tetap mendapat pahala sesuai yang dijanjikan. Sementara itu dari kalangan mayoritas ulama (aktsar), pahala berlipat pada Lailatul-Qodar terikat dengan pengetahuan akan malam itu. Artinya, Jika kebetulan, pahala berlipat tidak bisa diraih.
Mendeteksi Malam Lailatul-Qodar Lengkap Dengan Do'anya

Kunci perbedaan tersebut adalah pada kata ''Yuwafiqu'' pada Hadis riwayat Imam Muslim berikut:
من يقم ليلة القدر فيوافقها ايمانا واحتسابا غفرله
Artinya ''Barangsiapa yang beribadah pada malam Qodar lalu mencocokinya, disertai keimanan dan mencari ridha Allah, dosanya diampuni''. HR. Musli.
Kata ''Yuwafiqu'' yang subjeknya adalah orang yang mengerjakan ibadah pada Lailatu-Qodar kata Imam Nawawi adalah mengetahui (al-Ilmu) bahwa malam itu adalah Lailatul-Qodar. Ia mencocoki berarti tahu bahwa itu Lailatul-qodar. Akan tetapi menurut beliau, juga masih ada kemungkinan bahwa maksud ''Yuwafiqu" adalah mencocoki Lailatul Qodar pada ranah kenyataan (nafs al-amr), meskitidak mengetahuinya keberlangsungan malam itu.

Sementara Ibnu Hajar memberi penjelasan atas perbedaan tersebut, menurutnya penafsiran kata ''Yuwafiquha" pada Hadis diatas dengan pengetahuan terjadinya Lailatul-Qodar adalah pendapat unggul dari pandangannya. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan bagi orang yang beribadah untuk memburu  keistimewaan Lailatul-Qodar mendapat hasil pahala besar ketika kebetulan dilakukan pada malam istimewa itu, meski ia tidak mengetahuinya.

Sebagaimana yang dikatakan oleh Imam Ramli, dari sudut makna pendapat yang mengharuskan pengetahuan lebih unggul. Namun demikian dua penafsiran ini sebenarnya bisa dikompromikan (jam'u). Pendapat pertama, hanya berkait dengan ampunan dari Allah ketika mengetahui bahwa malam Lailatul Qodar dan ia beribadah dimalamnya. Maksudnya selain pahala besar, ia juga mendapatkan ampunan sesuai dengan arti lahir Hadis diatas, yang dalam riwayat lain menyebut dosa-dosa yang telah dilakukan. Adapun orang yang kebetulan beramal kebajikan pada Lailatul-Qodar, meski tidak mengetahuinya, lipatan pahala tetap ia raih sesuai yang dijanjikan, meski tidak
mendapat jaminan ampunan.

Baca Juga: Keutamaan Membaca Al-Qur'an

Artinya, tahu dan tidaknya bahwa suatu malam pada bagian bulan ramadhan, khususnya pada sepuluh terakhir tidak menjadi persoalan inti. Hal paling inti adalah bagaimana kita dapat mengisi hari-hari ramadhan dengan amalan ibadah yang dilandasi keimanan dan harapan besar atas pahala yang dijanjikan oleh Allah. Keimanan atas apa yang dijanjikan adalah sumber utama dalam segala tindakan, meski terbilang kecil secara lahiriah.

Memang beragam pendapat atas keberadaan Lailatul-Qodar, dari semua pendapat sepuluh akhir dari bulan ramadhan adalah suatu hal yang paling unggul dinyatakan sebagai berlabuhnya Lailatul Qodar, terutama pada hari-hari tanggal ganjil. Untuk hal ini ada rumus-rumus tertentu dari ulama terkait dengan terjadinya Lailatul Qodar disepuluh akhir ramadhan. Paling tidak rumusan ini dapat dijadikan salah stu sumber deteksi untuk meraih keutamaan besar malam itu. Jikapun tidak bersikap keistimewaannya, setidaknya amal kebaikan tetap akan dilipat gandakan dibanding dengan amal pada malam-malam yang lain.
Mendeteksi Malam Lailatul-Qodar Lengkap Dengan Do'anya

Rumus pertama dari Imam al-Ghazali yang kemudian dijadikan nazham oleh asy-Syihab al-Qulyubi. Menurutnya untuk mendeteksi keberadaan Lailatul-Qodar  bisa dilihata dari awal mulanya berpuasa. Jika awal puasa pada hari ahad atau rabu, Lailatul Qodar jatuh tanggal 29; awal hari selasa dan jum'at, jatuh pada tanggal 27; awal pada hari kamis, jatuh pada tanggal 25; awal pada hari sabtu, jatuh pada tanggal 23; dan awal pada hari senin, jatuh pada tanggal 21.
Rumusan tersebut bersumber dari kalangan sulfi yang bergelut dalam dunia askets (zuhud). Ada banyak rumus untuk mendeteksi Lailatul Qodar, rumus lain yang sedikit berbeda dengan rumusan diatas, sebagaimana dikutip oleh Syekh Abu Bakar Syatha dalam I'anah-nya. Juga sama dari awal puasa, tapi penentuannya bearbeda. Rumus tersebut adalah Lailatul Qodar Jatuh pada tanggal 29 jika awal puasa harai jum'at atau senin; tanggal 21 jika awal puasa hari ahad dan rabu; tanggal 25 jika awal hari selasa; dan jika Ramadhan diawali hari kamis bisa terjadi setelah sepuluh hari pada malam disunahkannya witir, yakni tanggal 25 keatas.

Ini hanyalah berupa rumusan untuk pendeteksian awal terjadinya Lailatul Qodar, kepastiannya tetap menjadi rahasia Ilahi. Kerahasiaan inilah yang kemudian melahirkan istiqamah untuk ber-Taqarrub di semua bulan ramadhan, terlebih pada sepuluh akhir dari tanggal 21. Bersiaplah untuk menyambut ramadhan dan merangku keistimewaan Lailatul Qodar!  Semuga Allah memberikan kita pertolongan. Amin.

   Kiranya cukup sampai di sini tentang  semuga pengarang dan yang membaca artikel kami selalu diberi pertolongan oleh Allah SWT dan mendapatkan Malam yang penuh keistimewaan (LAILATUL QODAR). Amin Ya Robbal Alamin.


                                                                                                                                   BULETIN Sidogiri

Monday, 17 October 2016

Keutamaan Surah Al-Waqi'ah Untuk Mendatangkan Rizqi

Barang siapa yang mendawamkan membaca surah al-Waqi'ah secara terus menerus dengan penuh kekhusu'an, maka ia tidak akan menganalami kefakiran selamanya. Dan apabila dibaca dalam suatu majlis selama 40 hari, maka mereka akan diberi kemudahan didalam hal mencari rizki.

   Telah diriwayatkan, bahwa Rasulullah SAW, bersabda: ''Barang siapa yang membaca surah al-Waqi'ah pada tiap malam, maka ia tidak mengalami kefakiran selamanya dan apa yang dicita-citakan akan lekas tercapai''.
Keutamaan Surah Al-Waqi'ah Untuk Mendatangkan Rizqi
Selanjutnya diberitahukan, bahwa sesudah membaca surah al-Waqi'ah hendaknya membaca do'a mustajabah sebanyak 3 kali.
 Adapun do'anya sebagaimana berikut:
اللهم اني اصبحت وامسيت وانااحب الخير واكره الشر, وسبحان الله ولااله الاالله والله اكبر ولا حول ولاقوة الا بالله العلى العظيم.
   Artinya: ''Wahai Allah, sesungguhnya akau bangun pagi dan menjelang sore dan aku senang terhadap bara-barang bagus dan benci pada barang jelik. Maha suci Allah, dan segala puji bagi Allah, tiada tuhan Selain Allah, Allah maha besar. Tiada daya dan upaya melainkan dengan Allah yang maha tinggi lagi maha agung''. 

Baca Juga: Keutamaan Membaca al-Qur'an

   Kemudian setelah selesaai membaca do'a diatas, maka dilanjutkan dengan membaca dibawah ini sebanyak 3 kali:
اللهم اهدني بنورك لنورك فيما يردالي منك وفيما يصدر مني اليك وفيما يجري بيتي وبين خلقك. اللهم سخرلي رزقي واعصمني من الخرص والتعب في طلبه ومن شغل القلب وتعلق الهم به ومنالذل للخلق بسببه ومن التذكر والتدبر في تحصيله ومن الشخ والبخل بعد حصوله اللهم يسرلي رزقا حلالا وعجل لي به يانعم المجيب(تيكاكالي). اللهم انه ليس فى السموات ذراة ولافى البحار فطرات ولا فى الجبال مدرات ولا فى الشجر ورقات ولا فى الاجسام حركات ولاقى العيون لحظات ولا فى النفوس خطرات الا وهي بك عارفات ولك شاهدات وعليك دالات وفى الملكك سائحات ومتحيرات فبالقدرة التي سخرت بها اهل الارض والسموات سخرلي قلوب المخلوقات انك على كل شيئ قدير. اللهم ارحم فقري واجبر كسري واجعل لطفك في امري وسخرلي لسان صدق واجعله محل الفهم للخطاب والنطق بالصواب والعمل بالسنة والكتاب. اللهم ذكرني اذا نسيت وايقطني اذا غفلت واغفرلي اذا عصيت واقبلني اذا اطعت وارحمني انك على كل شيئ قدير. اللهم نور بكتابك بصري واشرح به صدري ويسربه امري واطلق به لساني وفرج به كربي ونور به قلبي واكرم به لبي بالحب والفهم وارزقنى القران والعلم والفهم ياقاضي الحجات اكرمني بانواع الخيرات فانه لاحول ولاقوة الا بالله العلي العظيم وصلى الله على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه وسلم والحمد لله رب العالمين.     
  
 Artinya: "Wahai Allah, tunjukkanlah aku dengan nur-Mu untuk nur-Mu dalam hal yang dikehendaki dari-Mu kepaku, dalam hal yang timbul dariku kepada-Mu dan dalam hal yang berjalan antara aku dan mahluk-Mu. Wahai Allah, kuasakanlah rizqi kepadaku, lindungilah aku dari sifat tamah, sukar mencari, kesibukan hati, prihatin, berangan-angan berfikir-fikir untuk mendapatkannya dan kikir setelah berhasil. Wahai Allah, mudahkanlah untuk ku rizqi yang halal dan lekaskanlah, wahai Zdat yang paling mengabulkan. Wahai Allah, sesungguhnya tidak ada biji-bijian di langit titik air laut dilaut tanah digunung, daun dipepohonan, gerak di badan, kedip dimata dan kata hati dihati melainkan melainkan semua itu Engkau mengatahui, Engkau sebagai saksi, menjadi bukti atas Mu, di kerajaan-Mu sebagai pelancong dan bingung, maka dengan kekuasaan-Mu yang Engkau tundukkan kepada ahli bumi tundukkanlah kepadaku hati semua makhluk, sesungguhnya Engkau Zdat yang maha kuasa atas segala sesuatu.
Wahai Allah, kasihanilah kefakiranku, tambahkanlah kekuaranganku, jadikanlah belas kasih-Mu dalam urusanku, ciptakanlah untukku lisan yang benar, jadkanlah kefahaman untuk menyampaikan dan berbicara dengan benar dan bertindak sesuai dengan sunnah dan kitab (al-Qur'an). Wahai Allah, ingatkanlah kami bila apabila kami sedang lupa, bangunkanlah jika kami lengah, ampunilah kami bila berbuat kema'siatan, terimalah baktiku, dan kasihinilah aku, sesungguhnya Engkau Zdat yang maha kuasa atas segala sesuatu.
Wahai Allah sinarilah kami dengan kitab-Mu (al-Qur'an), lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, lepaskanlah lisanku, hilangkanlah kekuasaanku, sinarilah hatiku, muliakanlah isi hatiku dengan cinta dan faham/pengertian, berilah kami rizqi al-Qur'an , ilmu dan akal. Wahai Zdat yang maha mengabulkan segala hajat muliakanlah kami dengan bermacam-macam kebijakan. Sesungguhnya tiada daya dan upaya melainkan dengan Allah yang maha tinggi lagi maha agung. Semuga Allah melimpahkan rahmat dan salam atas junjungan kita Nabi Muhammad SAW, segenap keluarga dan para sahabat Beliau. Segala puji bagi Allah tuhan semesta alam''.


Kesimpulan: Semua amalan dan juga do'a apabila tidak didasari dengan keyakinan maka hasilnya tidak maksimal, yakinlah bahwa amalan ini sangat manjur dan sangat mustajabah.

Semuga dengan adanya artikel kami yang berjudul Keutamaan Surah Al-Waqi'ah Untuk Mendatangkan Rizqi ini dapat memberi manfaat bagi kita semua dan semuga yang mengamalkannya cepat terkabulkan dan rizkinya selalu mengalir . Amin Ya Robbal Alamin.

   

Wednesday, 5 October 2016

Keutamaan Membaca Al-Qur'an

ان الذين يتلون كتب الله واقاموالصلوة وانفقوا مما رزقنهم سراوعلا نية يرجون تجارة لن تبور ليوفيهم اجورهم ويزيدهم من فضله انه غفور شكور
    Artinya: '' Sesungguhnya orang-orang yang membaca kitab Allah, mendirikan shalat, dan membelanjakan sebagian rizki yang kami berikan pada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapakn perniagaaan yang tidak pernah rugi. Karena Tuhahan hendak mencukupkan pahala mereka, Tuhan hendak menambahkan karunianya kepada mereka; Sesungguhnya Tuhan itu maha pengampun dan membalasnya''. ( QS. Fatir ayat 29-30).

كتب انزلنه اليك لتخرج الناس من الظلمت الى النور باذن ربهم الى صراط العزيز الحميد
    Artinya: ''(Iniah) Kitab yang kami turunkan kepada engakau, supanya engakau mengeluarkan manusia dari kegelapan menuju cahaya yang terang, dengan izin Tuhan mereka (menunjukkan) kepada jalan Tuhan yang maha kuasa dan maha terpuji''. (QS Ibrahim ayat 1).

ان هذ القران يهدي للتي هي اقوم
    Artinya:  ''Sesungguhnya Al-Qur'an ini memimpin kepada yang lebih besar''. (QS. Israk ayat 9).

وننزل من القران ماهو شفاء ورحمة للموْمنين ولا يزيد الظلمين الا خسارا
   Artinya: ''Dan kami turunkan dari al-Qur'an ini apa yang menjadi rahmat dan obat untuk orang-orang yang beriman, dan tidaklah menambahkan orang-orang yang zalim kecuali kerugian''. (QS. Al-Israk ayat 82).


Al-Qur'an adalah undang-undang islam dan dasar asasi yang menghimpun hukum-hukum Allah, yang menjelaskan tentang akidah muslim, yang mempertegas syariah Allah yang mengarahkan pada peradaban yang tinggi. Alangkah agungnya kitab ini!.
    Oleh karena itulah membaca al-Qur'an dan menerangkan maknanya adalah wajib bagi setiap orang muslim, dengan jumlah yang tak terbatas disetiap waktu shalat, sehingga ia tidak putus hubungannya dengan sumber hidayah, dan tidak jauh dari sumber keimanan.
   Adapun pintu amal shaleh terbuka lebar bagi siapa saja yang ingin memperbanyak bacaannya.
Al-Qur'an da Al Hadis Rasulullah SAW. banyak menganjurkan agar supaya  membaca al-Qur'an dan mengambil petunjuk dari padanya:
Sabagaimana sabda Rasulullah SAW yang artinya: ''Barang siapa yang membaca al-Qur'an dan menerangakannya, lalu ia menghalalkan yang dihalalkan Al-Qur'an dan ia mengharamkan yang diharamkan Al-Qur'an, tentu Allah akan memasukan dia kedalam surga dan Allah akan memberi syafaat sebanyak sepuluh orang dari keluarganya, yang mereka itu wajib mendapat siksa api neraka''.

   Seorang muslim mengetahui bahwa imannya tidak akan mantap, dirinya tidak akan berkembang; rohnya tidak akan tenang, kecuali jika orang yang punya al-Qur'an mau membaca dan memahaminya.
   Membaca al-Qur'an bukanlah sekedar ibadah yang tidak ada buahnya atau pengaruhnya dalam kehidupan, akan tetapi Al-Qur'an dapat mengarahkan pembacanya dalam kehidupan; memberi gambaran hubungannya dengan Allah. Seseorang mendapatkan gairah hidup ....semua itu bermanfaat bagi orang muslim dalam keadaan hidup di dunianya,  ia tidak akan hidup di dunia dengan mata tertutup dari petunjuk Allah SWT. Tetapi ia dapat mempengaruhi lingkungan dan memperbaiki masyarakatnya, ia tidak tidak mengenal kerendahan dan tidak juga lemah semangat.

   Dari sini orang yang mempelajari al-Qur'an mendapatkan hasil yang tak ternilai harganya. Al-Quran adalah ilmu yang mengarahkan pada amal dan menunjukkan pada jalan yang paling lurus.
   Rasulullah Saw. telah menerangkan bahwa mempelajari al-Qur'an akan mendapatkan keutamaan yang melebihi segala benda yang ada dalam dunia.
   Beliau bersabda pada para shabatnya: Yang artinya  ''Maka hendaklah seseorang di antara kamu datang kemasjid setiap pagi hari, kemudian mempelajari kedua kitab Allah Azza Wa Jalla adalah lebih baik dari pada 2 ekor untanya, dan tiga ayat adalah lebih baik dari tiga ekor untanya, dan empat ayat dan dari bilangan-bilangannya dari pada unta''. (HR. Muslim).

   Al-Qur'an adalah konstitusi yang menghimpun seluruh hakikat islam; jika seseorang muslim terputus hubungannya dengan al-Qur'an maka keringlah sumber keimanan dan dirinya dan pudarlah keindahannya. Oleh karena itu Rasulullah Saw bersabda:
   ''Sesungguhnya orang yang didalam tenggorokannya tidak ada bekas bacaan al-Qur'an, ia sebagaimana rumah tang roboh'' (HR. Muslim).
   Melalaikan al-Qur'an adalah adalah termasuk dosa besar yang tidak baik dilakukan oleh semua orang muslim. Rasulullah bersabda:
   ''Ditunjukkan kepadaku dosa-dosa umatku, maka aku tidak melihat dosa-dosa yang lebih besar daripada satu surat  Al-Qur'an dan suatu ayat daripadanya yang didatangkan, kepada seseorang, kemudian ia melalaikannya''. (HR. Turmudzi dan Abu Daud).

   Bagaimanakah seorang muslim membaca kitab Tuhan dengan sebenar-benarnya ?. Perlu diketahui, bahwa bahwa tujuan membaca al-Qur'an adalah hubungan batin dengan nur Al-Qur'an dan konsentrasi akal pikiran terhadap kandungan al-Qur'an ; yang demikian ini adalah ibadah yang membutuhkan hati yang bersih dan akal sehat.
   Membaca Al-Qur'an bukanlah sekedar memperbanyak bacaan, tapi mengerti dan merenungkan terhadap sumber-sumber hidayah dari ayat-ayat tersebut.

Baca Juga: Tata Cara Memandikan Mayat Atau Janazah.
                   Tata Cara Mengafani Atau Membungkus Mayat.

Allah berfirman:
لو انزلنا هذ القران على جبل لرايته خشعا متصدعا من خشية الله  وتلك الامثال نضربها للناس لعلهم يتفكرون.
 Artinya: ''Kalau Al-Qur'an ini kami turunkan pada sebuah gunung, sudah tentu engkau akan melihat gunung itu tunduk dab belah karena takutnya kepada Allah SWT. itulah perumpamaan yang kami buat untuk manusia, supaya mereka dapat memikirkan''. (QS. Al Hasyr ayat 21).

   Seseorang muslim tidak akan menjadikan Al-Qur'an sebagai nyanyian yang tak berarti, akan tetapi harus dapat membersihkan dari sekedar main-main, Karena membaca alQur'an dengan main-main adalah termasuk dosa besar, yang dapat meremihkan keagungan al-Qur'an dan dapat menghalang-halangi nur Al-Qur'an. Jika hati tidak mengambil petunjuk dan hidayah al-Qur'an, maka membaca al-Qur'an tidak akan membawa manfaat yang besar. 
   Sebagaimana sabda Rasulullah Saw:
''Bacalah al-Qur'an supaya hatimu terpadu dengan-Nya, dan jika hatimu terpadu dengannya, maka berdirilah dari padanya''.

    Sesungguhnya kitab Al-Qur'an adalah konstitusi kehidupan dimana seorang muslim, tidak menyia-nyiakan tuntunannya, tidak meremihkan keagungannya, jika ekstensinya bacaan al-Qur'an dapat menggerakkan hati dan bulu roma Rasulullah sehingga Beliu mencucurkan air matanya.


Kiranya cukup sampai disini dulu tentang masalah Keutamaan Membaca Al-Qur'an ini , semuga artikel ini dapat memberi petujuk pada kita, terutama bagi pengarangnya. Amin Ya Robbal Alamin.